RINGKASAN SISTEM TEKNOLOGI DAN INFORMASI
Ringkasan ini dibuat sendiri dan dengan bahasa sendiri berdasarkan materi yang di peroleh dari kelas mata kuliah Sistem dan Teknologi Informasi, dan Kanal Pendidikan Cahyana https://s.id/KanalPendidikanCahyana
1. 1. Kesimpulan Masyakat Informasi
Masyarakat Informasi bukan sekadar
masyarakat yang menggunakan komputer, melainkan masyarakat yang berstruktur
sosial baru yang didasarkan pada kebebasan
akses dan pemanfaatan informasi. Untuk beroperasi dan berhasil dalam Masyarakat
Informasi, seorang individu atau organisasi harus melalui tahapan kompetensi
yang jelas: dari Melek Komputer menuju Melek
TIK, kemudian mencapai tingkatan Melek Informasi dan Literasi
Digital yang mendalam.
Inti dari keberhasilan ini adalah pengakuan bahwa informasi
adalah aset strategis yang sangat berharga. Keunggulan
kompetitif (Fenner, 2002; Gudauskas, 2011) dicapai ketika TIK dan Sistem
Informasi dikelola secara efektif untuk merekayasa ulang proses bisnis dan
menghasilkan nilai. Kegagalan dalam menguasai literasi-literasi ini akan
menghambat individu dan organisasi untuk memanfaatkan peluang TIK dan
tertinggal dalam persaingan global.
2. Kesimpulan Sistem Dan Teknologi
Informasi
Masyarakat
Informasi dicirikan oleh pemanfaatan informasi sebagai sumber daya strategis
utama, didukung oleh Sistem Informasi (SI) yang mengolah data melalui lima
sumber daya (manusia, perangkat keras, perangkat lunak, data, dan jaringan),
dan didorong oleh Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) yang menyediakan
sarana akses dan komunikasi global. Untuk berhasil, individu dan organisasi
harus menguasai Keahlian Melek Informasi, yang merupakan kunci untuk
memanfaatkan TIK demi mencapai keunggulan kompetitif dan pembangunan
berkelanjutan.
3. Kesimpulan Perangkat Keras Dan
Komponen Internal Komputer
Perangkat
keras komputer (PC) berpusat pada Unit Sistem yang
menaungi Motherboard dan CPU, yang bertindak
sebagai otak yang memanipulasi data menjadi informasi melalui serangkaian
siklus mesin. Kecepatan pemrosesan ditentukan oleh jam sistem, ukuran word,
dan bus. Data direpresentasikan dalam bentuk biner (bit dan byte)
menggunakan skema pengkodean seperti ASCII dan Unicode. Fungsi memori (RAM,
ROM, Cache) menyediakan ruang kerja sementara dan instruksi tetap, sementara
penyimpanan sekunder (seperti hard disk) menyediakan penyimpanan
data dalam jumlah besar dan permanen.
4. Kesimpulan Perangkat Lunak
Komputer
Kerangka
kerja Pemenuhan Informasi adalah panduan vital untuk mencapai tujuan Masyarakat
Informasi, yaitu keuntungan kompetitif melalui TIK. Proses ini terbagi dalam
lima tahap yang didukung oleh sumber daya SI terintegrasi—terutama perangkat
lunak aplikasi dan sistem. Penguasaan keahlian teknis TIK, mulai dari dasar
seperti mengoperasikan sistem dan aplikasi desktop hingga
penggunaan platform online (seperti Google Document dan
Email), sangat menentukan keberhasilan individu dalam memproses data menjadi
pengetahuan yang bernilai, sehingga mencegah terjadinya kebutaan informasi.
5. Kesimpulan Jaringan Komputer
Jaringan
komputer adalah infrastruktur vital yang memungkinkan konvergensi TIK, mengubah
data menjadi sinyal digital dan mentransmisikannya melalui berbagai media dan
arsitektur (seperti LAN, WAN, client/server, dan P2P). Jaringan ini
didukung oleh komponen keras khusus (seperti router dan switch)
dan protokol standar (TCP/IP) yang memastikan pertukaran data yang efisien dan
aman dalam bentuk paket. Dengan memahami kerangka kerja dan komponen ini,
organisasi dapat memanfaatkan konektivitas untuk meraih keuntungan kompetitif
dan memfasilitasi komunikasi global.
6. Kesimpulan Pengolahan Data
Manajemen
Pengetahuan (KM) adalah serangkaian proses krusial untuk mengubah aset
intelektual (termasuk explicit knowledge yang terdokumentasi
dan tacit knowledge berupa keahlian) menjadi nilai bisnis. KMS
bekerja melalui daur hidup enam tahap (Membuat, Menangkap, Menyaring,
Menyimpan, Mengelola, Menyebarkan) untuk memastikan pengetahuan
dikontekstualisasi dan dapat ditindaklanjuti. Penerapan sistem seperti ECM,
Knowledge Network, dan alat sosial memungkinkan organisasi memanfaatkan
keahlian terdistribusi dan meningkatkan kemampuan pembelajaran kolektif.
7. Kesimpulan Pengelolaan Pengetahuan
Pengelolaan
data adalah tulang punggung teknologi informasi, dimulai dari unit dasar bit hingga
struktur kompleks basis data relasional dan sistem basis data (DBMS) yang
mengontrolnya. DBMS menawarkan keuntungan vital seperti pengurangan redundansi
dan peningkatan integritas data. Evolusi ke data warehouse dan data
mining menunjukkan bahwa data historis kini dimanfaatkan secara
strategis untuk mendukung intelijen bisnis dan pengambilan keputusan prediktif,
menjadikan pengelolaan data sebagai keharusan untuk kelangsungan hidup dan
keunggulan kompetitif organisasi digital saat ini.
8. Kesimpulan Umum
Masyarakat
Informasi merupakan tatanan sosial modern yang menjadikan informasi sebagai
aset strategis utama untuk mencapai keunggulan kompetitif. Untuk mampu bertahan
dan unggul di dalamnya, individu maupun organisasi harus menguasai berbagai
kompetensi literasi digital—dimulai dari melek komputer hingga melek informasi
dan manajemen pengetahuan. Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), Sistem
Informasi (SI), perangkat keras, perangkat lunak, jaringan komputer, serta
teknik pengelolaan data dan pengetahuan saling terintegrasi untuk memproses
data menjadi informasi dan pengetahuan bernilai.
Komputer
sebagai alat pengolah data bekerja melalui koordinasi perangkat keras internal,
perangkat lunak sistem dan aplikasi, serta jaringan yang memungkinkan
konektivitas global berbasis standar protokol. Data yang tersimpan dan dikelola
melalui sistem basis data, data warehouse, dan teknologi data mining kemudian
diolah lebih lanjut menjadi pengetahuan organisasi melalui siklus Manajemen
Pengetahuan (Knowledge Management). Dengan pengelolaan sumber daya informasi
yang efektif, organisasi dapat menciptakan inovasi, efisiensi proses,
pengambilan keputusan berbasis data, komunikasi global, dan keunggulan
kompetitif yang berkelanjutan.
Komentar
Posting Komentar