Instalasi LinuxMint dengan Virtual Box

INSTALASI SISTEM OPERASI: LINUX MINT CINNAMON EDITION

Tulisan ini dibuat sebagai tugas mata kuliah Praktikum Sistem dan Teknologi Informasi.



Penulis:
DIJAR FAHRULLOH

Pembimbing Tugas:
Rinda Cahyana, S.T., M.T.
Rifal Arif Rahman, S.Kom.


1. Dasar Teori

1.1 Virtualisasi

Virtualisasi adalah teknologi yang memungkinkan suatu perangkat keras fisik menjalankan beberapa sistem operasi atau lingkungan komputasi secara bersamaan secara terisolasi melalui mekanisme abstraksi perangkat keras. Dengan virtualisasi, sumber daya seperti CPU, RAM, penyimpanan, dan jaringan dibagi ke beberapa mesin virtual (VM). Teknologi ini mempermudah pengujian, pembelajaran, deployment sistem, serta efisiensi penggunaan perangkat keras tanpa harus memiliki banyak perangkat fisik.

1.2 VirtualBox

VirtualBox adalah perangkat lunak virtualisasi berbasis open source yang dikembangkan oleh Oracle. VirtualBox memungkinkan pengguna membuat dan menjalankan mesin virtual dengan berbagai sistem operasi seperti Windows, Linux, BSD, Solaris, dan lainnya dalam satu perangkat komputer. VirtualBox mendukung fitur seperti snapshot, sharing folder, konfigurasi jaringan virtual, integrasi USB, dan penyimpanan virtual. Software ini banyak digunakan untuk pembelajaran sistem operasi, pengujian aplikasi, dan simulasi jaringan tanpa risiko mengganggu sistem utama.

1.3 Sistem Operasi

Sistem operasi (Operating System/OS) adalah perangkat lunak inti yang mengelola seluruh sumber daya perangkat keras dan perangkat lunak pada komputer serta menyediakan antarmuka bagi pengguna untuk berinteraksi dengan sistem. Sistem operasi bertugas melakukan manajemen proses, manajemen memori, manajemen penyimpanan, keamanan sistem, hingga pengendalian input/output. Contoh sistem operasi di antaranya Windows, Linux, dan macOS. Pada ranah teknologi informasi modern, Linux banyak digunakan karena sifatnya yang open source, aman, fleksibel, dan cocok untuk lingkungan server maupun pembelajaran.

1.4 Mini OS

Mini OS adalah sistem operasi dengan ukuran kecil dan kebutuhan sumber daya yang minimal sehingga dapat dijalankan pada perangkat komputer dengan spesifikasi rendah atau untuk keperluan tertentu seperti troubleshooting, recovery, forensic, maupun pembelajaran. Mini OS biasanya menggunakan antarmuka sederhana, paket perangkat lunak dasar, serta booting yang cepat. Contoh Mini OS berbasis Linux meliputi Puppy Linux, Tiny Core Linux, Linux Lite, dan Porteus. Mini OS sering dimanfaatkan di lingkungan pendidikan dan teknis karena ringan dan fleksibel.



2. Alat dan Bahan

2.1 Oracle VirtualBox

Oracle VirtualBox digunakan sebagai platform virtualisasi untuk menjalankan mesin virtual tempat Linux Mint Cinnamon akan diinstal. Aplikasi ini memungkinkan proses instalasi sistem operasi dilakukan tanpa memengaruhi sistem utama pada komputer fisik.

2.2 ISO Linux Mint

File ISO Linux Mint Cinnamon Edition digunakan sebagai citra installer sistem operasi. ISO inilah yang dimuat ke dalam VirtualBox untuk proses instalasi hingga sistem dapat dijalankan di dalam mesin virtual.



3. Tahapan Instalasi Linux Mint Cinnamon Edition

3.1.     Buka browser atau serch engin cari website linux mint resmi atau bisa juga lewat distro wacth. disini saya langsung pergi ke websitenya langsung.


3.2.     Ini adalah website resminya langsung saja klik yang sudah saya tandai.


3.3.     Ini adalah laman awal website Linux Mint. Langsung saja klik download.


3.4.     Disini adalah laman setelah klik download, dari web ini menyediakan 3 pilihan jenis LM (Linux Mint), dan saya memilih type Cinnamon Edition

 


3.5.     Setelah saya memilih type cinnamon Edition tadi web mengarah ke laman ini 


3.6.     Dari laman tadi sxroll terus kebawah hingga menumakan server indonesia.


3.7.     Tunggu proses download selesai sekitaran beberapa menit tergantung kecepatan internet anda.


3.8.     Lalu lanjut buka aplikasi Oracle Virtualbox nya.


3.9.     Lalu setelah di buka apk VirtualBox nya ini laman yang muncul dan klik New atau Baru 

3.10.     Isi nama Virtualnya dan klik ISO Image untuk memilih ISO yang tadi di unduh.


3.11.     Klik yang lainnya untuk menemukan file ISO Linux Mint nya


3.12.     Setelah ketemu langsung klik dan buka.


3.13.     Laman kembali seperti semula lalu klik lanjut.


3.14.     Lanjut ke set password dan disini saya menemukan kejanggalan ternyata nama itu janagan pake garis bawah yaa agar program bisa di jalankan.



3.15.     Setelah namanya di ubah menjadi seperti ini baru bisa klik lanjut.


3.16.     Sesuaikan Ukuran memory dan sebagainya dan klik lanjut


3.17.     Maka munculah laman Ringkasan dari boot yang kita lakukan langsung klik selesai.


3.18.     Lah malah gagal boot katanya? ada yang tau. ternyata di DVD kita masukan file ISO nya dan alamat lengkapnya. klik kait dan coba lagi Boot.

 


3.19.     Setelah menunggu beberapa menit proses pembuatan Booting LM (Linux Mint) bisa di gunakan berjalan baik.



Kesimpulan

Berdasarkan proses praktikum instalasi Linux Mint Cinnamon, dapat disimpulkan bahwa penggunaan VirtualBox mempermudah proses pembelajaran sistem operasi tanpa risiko menyebabkan kerusakan pada komputer utama. Linux Mint Cinnamon sebagai sistem operasi berbasis Linux memiliki antarmuka yang ringan, modern, dan mudah dipahami, sehingga cocok bagi pengguna baru yang ingin mempelajari Linux. Praktikum ini menjadi sarana untuk memahami konsep virtualisasi, instalasi sistem operasi, serta pengelolaan mesin virtual.



Referensi :



Komentar

Postingan populer dari blog ini

MASYARAKAT IFORMASI

PENGELOLAAN PENGETAHUAN